ENERGI
NUKLIR DALAM PLTN
Pengertian
Energi Nuklir
Ketika
mendengar kata nuklir rasanya hampir semua penduduk Indonesia membayangkan
sebuah bom dengan ledakan maha dasyat. Hal ini tentunya dikarenakan kurangnya
pemahaman tentang nuklir.
Sebelum
membahas manfaat nuklir mari kita pahami dulu apa itu nuklir dan hubungannya
dengan atom dan energi.
Kata
atom tentunya tidak asing lagi bagi kita. Hampir semua orang tahu bahwa bagian
terkecil dari benda adalah atom. Berdasarkan tinjauan mikroskopik, ternyata
atom tersusun dari 3 elemen yaitu proton, neutron, dan elektron.
Sedangkan
pengertian nuklir adalah inti atom (nukleus) yang terdiri dari proton dan
neutron. Kedua elemen ini (proton dan neutron) diikat oleh sebuah gaya terkuat
didunia dan biasa disebut “Gaya Nuklir Kuat”. Gaya Nuklir Kuat inilah yang
menjaga agar proton dan neutron tetap berada di dalam inti atom.
Dan
pengertian energi nuklir adalah sebuah energi yang dihasilkan dari perpecahan
dua inti atom yang tidak stabil menjadi dua inti atom yang lebih kecil. Reaksi
ini mengakibatkan terlepasnya sinar gamma dalam bentuk energi panas. Reaksi
perpecahan dua inti atom ini dikenal dengan istilah REAKSI FISI.
Jadi
sekarang bisa kita pahami bahwa nuklir bukanlah sebuah bom maha dasyat tetapi
nuklir adalah salah satu sumber energi. Dan bom nuklir merupakan salah satu
bentuk pelepasan energi dari nuklir itu sendiri.
Cara kerja
pltn
Pada PLTN terdapat reaktor
nuklir yang menghasilkan panas (lihat gambar 1), selanjutnya panas tersebut
diserap oleh oleh air dengan tekanan tinggi yang disirkulasikan kereaktor
tersebut kemudian dialirkan kedalam steam generator (semacam boiler) untuk
memanaskan air. Akibat pemanasan ini maka temperatur air didalam steam generator akan meningkat
sehingga pada tempreratur tertentu akan berubah menjadi uap dengan temperatur
dan tekanan yang tinggi dan dialirkan kedalam steam turbine sehingga turbin
dapat berputar. Karena turbine dihubungkan dengan electric generator, maka ketika electric
generator berputar dapat mengasilkan tenaga listrik, dan dengan sistim jaringan
transmisi tenaga listrik dari PLTN tersebut didistribusikan keseluruh
pelanggan. Sementara itu uap air yang keluar dari steam turbine setelah memutarkan turbine
dialirkan kedalam condensor untuk didinginkan sehingga kembali menjadi air dan dipompakan kembali kedalam steam generator.
![]() | |||
| gambar 1 |
Manfaat dan kerugian pltn bagi makhluk hidup
Manfaat :
- Tidak mencemarkan udara. Sebab PLTN tidak menghasilkan karbondioksida, sulfur oksida, tidak seperti energi lainnya seprti batu bara, gas, dan minyak bumi yang menghasilkan produk sisa. Padahal dari produk sisa inilah akan berbahaya bagi manusia dan juga bagi lingkungan sekitarnya. Seperi karbondioksida adalah gas rumah kaca yang dapat menyebabkan pemanasan global, dan penipisan lapisan ozon. Sulfur dioksida dapat menyebabkan iritasi pada paru- paru. Sedangkan pada Nitrogen Oksida dapat menyebabkan hujan asam yang berbahaya bagi lingkunganmencemarkan.
- Mengasilkan bahan-bahan sisa padat lebih sedikit.
- Cadangan sumber bahan bakar yang dihasilkan pada bahan bakar nukir lebih melimpah dan lebih ekonomis.
- Penyediaan bahan bakarnya memerlukan penambangan yang lebih sedikit.
Kerugian :
- Menghasilkan bahan sisa radioaktif yang berumur panjang sehingga harus disimpan dan diamankan untuk jangka waktu yang sangat lama
- Dapat melepaskan bahan-bahan radioaktif
- Mempunyai limbah yang sangat susah untuk dibuang
- Dapat digunakan sebagai senjata
- Resiko kecelakaan nuklir
![]() | |||
| Salah satu korban mutasi akibat kebocoran nuklir |
Akibat
yang ditimbulkan dalam menggunakan energi
nuklir ini ternyata sangat berbahaya, apabila juga dapat digunakan
sebagai senjata. Seperti, pada perang dunia II yang digunakan oleh tentara
Amerika untuk menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.
Yang paling berbahaya dari energi nuklir ini ( jika
PLTN meledak, atau senjata ) adalah radiasi radiokatif. Radiasi tersebut dapat
menyebabkan kanker, baik kanker kulit, tulang, darah, dan sebagainya. Selain
itu, radiasi tersebut juga menyebabkan mutasi gen, bahkan menyebabkan kematian.
Kecelekaan nuklir terparah sepanjang sejarah terjadi di Rusia pada tanggal 26
April 1986, tepatnya di Chernobyl, jumlah korban jiwa di Chernobyl yang
mencapai 1 juta jiwa.
Pencegahan
Pencegahan
yang sebaiknya dilakukan agar terhindar dari pancaran sinar radiasi radioaktif
dari tenaga nuklir, yaitu harus menjauh dari area yang dikhawatirkan sudah
terkontaminasi oleh sinar radiasi radioaktif. Masyarakat juga tidak perlu
mengkomsumsi air kran, sayuran, atau buah- buahan yang telah terkontaminasi dengan udara luar.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar